Japan Soloventure Series : Itinerary Solo Travel 14 Hari di Jepang ​

“Don’t call it a dream, call it a plan.”

Perencanaan sebuah perjalanan adalah kunci untuk memaksimalkan waktu kita di suatu tempat. Pada tulisan ini saya ingin berbagi itinerary perjalanan solo trip saya di Jepang selama 14 hari yang telah saya lakukan beberapa waktu yang lalu yaitu dari tanggal 27 Januari ~ 10 Februari 2019. Itinerary ini juga penting untuk pengajuan visa karena memang merupakan salah satu syarat yang diperlukan. Penampakan dokumen yang harus diisi seperti gambar dibawah ini :

Ini adalah trip ke-2 saya di negara matahari terbit ini, karena itulah saya berani untuk sendiri. Trip pertama saya kesini itu tahun 2017 lalu bersama 4 orang teman saya. Mengapa 14 hari? Supaya visa-nya maksimal hehe 😂, karena untuk visa singe entry maksimal kunjungan hanya selama 15 hari. Untuk yang ingin berkunjung lebih lama, perlu mengajukan visa multiple entry.

Itinerary ini cocok untuk tipe orang yang cas cus, sat set, bat bet berpindah-pindah dari satu titik ke titik lainnya dengan cepat, menikmati tiap spot seperlunya saja, intinya mobilitas sangat tinggi. Untuk yang tipe woles dan menikmati tiap spot dengan santai juga bisa, tinggal dieliminasi saja nanti beberapa spot di list nya. Oh iya, perlu stamina juga karena setiap harinya akan berjalan minimal 6-10Km. 😏

Oke, jadi selama 14 hari kemarin kota-kota yang saya singgahi adalah :
Tokyo – Sapporo – Hakodate – Osaka – Hiroshima – Kyoto – Tokyo
Entry dan Leave point saya adalah dari Bandara Narita di Tokyo. Sedangkan kalau di breakdown pembagian hari nya adalah seperti ini :
27 Januari – 30 Januari : Tokyo (3 Hari 3 Malam)
30 Januari – 2 Februari : Sapporo (3 Hari 3 Malam)
2 Februari – 3 Februari : Hakodate (1 Hari 1 Malam)
3 Februari – 5 Februari : Osaka (2 Hari 3 Malam)
5 Februari – 7 Februari : Hiroshima (2 Hari 3 Malam)
7 Februari – 9 Februari : Kyoto (3 Hari 2 Malam)
9 Februari – 10 Februari : Tokyo (1 Hari 1 Malam)

Untuk penginapan di tiap tiap kota (klik map untuk mengetahui lokasi & klik logo traveloka untuk mengetahui rate kamar-nya) : 
Tokyo : Asakusa Central Hotel
Sapporo : APA Hotel Sapporo
Hakodate : Smile Hotel Hakodate
Osaka : APA Hotel Namba Shinsaibashi
Hiroshima : Hotel Sunroute Hiroshima
Kyoto : APA Hotel Kyoto Ekikita
Tokyo : Tokyo Ginza Bay Hotel

Sekarang untuk detail spot yang dikunjungi per-hari nya. Secara garis besar saya biasanya membagi timetable tiap menjadi 3 sesi, pagi siang dan malam dan tiap sesi berisi 2-3 spot tergantung jarak. Biasanya kalau weather forecast mendukung saya akan berburu sunset dan sunrise yang berarti harus bangun pagi sekali, tetapi karena saat bulan-bulan Februari ~ Maret sedang puncak puncaknya musim dingin jadi agak susah untuk mendapatkan cahaya yang bagus apalagi di daerah utara seperti Sapporo dan Hakodate yang suhunya selalu dibawah angka 0 derajat celcius 😥. Ini hanya overview saja ya, untuk ulasan tiap tempat dan detail rundown tiap harinya akan saya tulis di postingan yan lain.

0th ~ Jakarta to Tokyo
Menu : Soekarno Hatta International Airport to Narita International Airport
Penerbangan pertama dari Soetta, 8 jam on board, landing Jepang aktivasi JR-Pass sebentar langsung menuju hotel.

1st Day ~ Tokyo
Menu : Asakusa Shrine, Senso-ji Temple, Asakusa Culture Tourist Information Center, Sumida Aquarium, Tokyo Skytree, Tokyo Camii & Turkish Culture Center
Pagi hari mampir ke Asakusa Shrine, Kaminarimon Gate, Hozomon Gate, Senso-ji Temple dkk karena saling berdekatan satu sama lain dan juga dekat dengan penginapan. Menjelang siang mampir sebentar ke Asakusa Culture Tourist Info Center dan naik ke lantai 8 paling atas untuk melihat Skytree dari kejauhan. Siang hari lanjut ke Sumida Aquarium yang berada persis dibawah Tokyo Skytree. Lanjut naik ke observation deck nya Tokyo Skytree. Sore hari mampir sholat di masjid yang lagi hits di Tokyo Camii& Turkish Culture Center. Malam hari berburu makanan di sekitar hotel yang jumlah dan pilihannya bejibun.

2nd Day ~ Tokyo
Menu : Tsukiji Fish Market, Imperial Palace, Yasukuni Shrine, Tokyo Tower, One Piece Tower, Shibuya Crossing, Tokyo Metropolitan Government Building, Akihabara
Pagi hari sarapan di pasar ikan Tsukiji. Lanjut bakar kalori sarapan di Imperial Palace dan juga Yasukuni Shrine, menurut saya lebih baik langsung ke Yasukuni Shrine saja yang lebih bagus daripada Imperial Palace. Siang hari melihat keramaian Shibuya Crossing sembari cuci mata di sekitar area itu. Sunset di Tokyo Metropolitan Government Building dan malam hari nge-wibu di Akihabara.

3rd Day ~ Tokyo to Sapporo
Menu : Shinkansen to Sapporo, Susukino
Pagi pagi sekali sebelum matahari terbit ngibrit ke Ueno Station untuk naik kereta Shinkansen Hayabusa ke Hakodate sebelum lanjut naik Hokuto Super Express ke Sapporo. Sampai di Sapporo sudah menjelang petang jadi langsung checkin hotel, rebahan sebentar sebelum jalan jalan malam di Susukino.

4th Day ~ Sapporo
Menu : Nijo Market, Maruyama Park, Maruyama Zoo, Asahiyama Memorial Park, Susukino
Pagi hari mau keluar nggak jadi karena hujan salju yang cukup lebat. Menjelang siang berburu sarapan di Nijo Market. Lanjut explore Maruyama Park dan juga kebun binatang Maruyama Zoo yang sangat sangat sepi di musim dingin. Malam hari hiking ke Asahiyama Memorial Park dan lanjut berburu makan malam di Susukino.

5th Day ~ Sapporo
Menu : Former Hokkaido Government Office, Sapporo Clock Tower, JR Tower T38 Observatory, Sapporo Masjid, Mt. Moiwa Ropeway & Observatory, Susukino
Sebenarnya mau mampir ke Sapporo Snow Festival, tapi ternyata masih belum dibuka dan masih banyak konstruksi. Jadi pagi hari melipir ke Former Hokkaido Government Office dengan warna bata merah khas nya, lanjut ke Sapporo Clock Tower sebentar. Naik ke observatory JR Tower T38 Observatory yang sangat amat sepi di siang hari sebelum lanjut untuk mengikuti ibadah sholat jum’at di Sapporo Masjid. Berburu sunset dan melihat skyline kota Sapporo di ketinggian di Mt. Moiwa sebelum lagi-lagi makan malam di Susukino.

6th Day ~ Sapporo to Hakodate
Menu : Train to Hakodate, Goryokaku Tower, Mt. Hakodate Ropeway, Motomachi, Kanemori Red Brick Warehouse
Menjelang siang meluncur naik kereta Hokuto Super Express kembali ke Hakodate. Drop koper di hotel langsung meluncur ke Goryokaku Tower untuk naik ke Observation Deck nya dengan pemandangan Goryokaku Fort dengan bentuk unik bintang 6 sudut seperti senjata shuriken. Setelah itu niatnya mau hunting sunset di Mt. Hakodate Observation Deck tapi sayangnya karena cuaca buruk jadi operasi gondola selesai lebih cepat hari itu. Melipir ke Motomachi district dengan kerlap kerlipnya sebelum makan malam di area Kanemori Red Brick Warehouse.

7th Day ~ Hakodate to Osaka
Menu : Shinkansen to Osaka, Dotonbori
Pagi hari langsung cus ke stasiun Shin-Hakodate karena perjalanan ke Osaka akan memakan waktu yang lama dan supaya nanti sampai Osaka tidak kemalaman. Setelah check in hotel di Osaka langsung jalan-jalan malam di area Dotonbori.

8th Day ~ Osaka
Menu : Tsutenkaku Tower & Shinsekai Market, Tennoji Temple, Universal Studios Japan, Osaka Aquarium Kaiyukan
Pagi hari sekali meluncur ke Tsutenkaku Tower & Shinsekai Market yang tentu saja masih tutup semua dan sepi. Melipir sebentar ke Tennoji Temple sembari menunggu jam buka Universal Studios Japan. Seharian dihabiskan muter-muter di USJ sampai menjelang malam hari. Lanjut ke Osaka Aquarium Kaiyukan sebelum kembali ke Dotonbori untuk mencari makan malam.

9th Day ~ Osaka to Hiroshima
Menu : Osaka Castle, Tennoji Zoo, Shinkansen to Hiroshima
Pagi hari langsung meluncur ke Osaka Castle untuk explore area sekitar kastil dan juga naik ke atas. Lanjut ke kebun binatang Tennoji Zoo yang tidak terlalu luas tapi cukup berisi dengan banyak satwa. Menjelang sore hari naik Shinkansen untuk menuju ke Hiroshima.

10th Day ~ Hiroshima
Menu : Atomic Bomb Dome, Children Peace Monument, Peace Memorial Park, Miyajima Island, Itsukushima Shrine, Floating Torii Gate, Miyajima Public Aquarium, Hondori Street
Cuaca sangat tidak bersahabat karena mendung dan hujan yang cukup deras sehingga baru menjelang siang bisa mulai explore Atomic Bomb Dome, Children Peace Monument dan juga Peace Memorial Park yang saling berdekatan satu sama lain. Lanjut naik kapal ferry menuju ke Miyajima untuk melihat Itsukushima Shrine dan juga Floating Torii Gate yang cukup ikonik di Hiroshima. Karena masih ada spare waktu mampir juga ke Miyajima Public Aquarium yang cukup bagus koleksi biota laut nya. Menjelang petang kembali menggunakan kapal ferry untuk kembali ke Hiroshima dan lanjut berburu makan malan di Hondori Street.

11th Day ~ Hiroshima to Kyoto
Menu : Shinkansen to Kyoto, Nijo Castle, Kinkaku-ji Temple, Ginkaku-ji Temple, Kiyomizu Dera, Yodobashi Camera
Pagi hari ambil kereta pertama ke Kyoto. Sampai di Kyoto langsung meluncur ke Nijo Castle the imperial villa, Kinkaku-ji Temple the golden pavilion dan juga Kinkaku-ji Temple the silver pavilion. Lanjut hunting sunset di Kiyomizu Dera yang terletak di daratan yang cukup tinggi sehingga pemandangannya cukup keren. Malam hari hunting peralatan kamera di Yodobashi Camera dan sekalian makan malam disitu.

12th Day ~ Kyoto
Menu : Arashiyama Bamboo Forest, Monkey Park Iwatayama, Kyoto Islamic Center, Fushimi Inari Taisha, Kyoto Tower
Bangun sangat pagi untuk menghindari keramaian di Arashiyama Bamboo Forest. Lanjut hiking naik gunung ke Monkey Park Iwatayama untuk mengunjungi saudara lama. Setelah itu meluncur ke Kyoto Islamic Center untuk mengikuti ibadah sholat Jum’at. Setelah itu langsung menuju Fushimi Inari Taisha, the thousand torii gates yang sangat ikonik di Kyoto dan tentu saja sangat ramai. Malam hari naik ke Kyoto Tower untuk melihat pemandangan malam hari kota Kyoto dari atas.

13th Day ~ Kyoto to Tokyo
Menu : Shinkansen to Tokyo, Ghibli Museum, Odaiba, Gundam Base Tokyo, Diver City Tokyo, TeamLab Borderless Digital Museum
Pagi hari naik Shinkansen kembali ke starting point di kota Tokyo. Niat ingin mampir ke Ghibli Museum tapi baru tahu ternyata tiket nya tidak bisa beli on the spot dan antriannya konon katanya sampai sebulan sebelumnya. Akhirnya langsung ke Odaiba untuk explore Gundam Base, Diver City, Venus Fort dan area sekitarnya. Malam hari mampir ke salah satu spot baru di sini yaitu TeamLab Borderless Digital Museum yang sangat sangat keren.

14th Day ~ Tokyo to Jakarta
Menu : Mega Donquijote Shibuya, Narita International Airport
Pagi hari sampai siang hari berburu oleh oleh di area Shibuya sebelum meluncur ke Narita dan kembali pulang ke Indonesia tercinta.

Nah itulah beberapa garis besar spot yang berhasil saya kunjungi selama solo trip kemarin 😄. Sebagai orang yang fleksibel dan cepat beradaptasi, saya tidak merasa rugi jika ada satu tempat yang tutup atau sedang di renovasi misalnya, karena masih banyak tempat-tempat lain di Jepang yang bisa di explore. Justru malah jadi alasan untuk berkunjung kembali ke Jepang di lain waktu hehe. Untuk transportasi antar kota yang saya gunakan bisa baca di postingan ini. Untuk sinopsis singkatpanjang tiap harinya bisa dibaca di postingan saya di grup FB Backpacker International.

Oke cukup itu dulu di tulisan kali ini, jika ada pertanyaan teman-teman langsung coret-coret di kolom komentar di bawah yaa.. 😗
Sampai jumpa di tulisan Japan Soloventure Series lainnya.. 😎